Ketua DPRD Kab. Sukabumi Budi Azhar Hadiri Peresmian Sistem Irigasi Pertanian di Sukabumi Bersama KSAD, Gubernur Jabar, dan Bupati

Berita, Sukabumi5248 Views

tatarpasundanews.com – Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi turut hadir dalam kegiatan strategis peresmian sistem pengairan pertanian yang digelar di Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Selasa (22/7). Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

Dalam sambutannya, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa irigasi baru tersebut akan memberikan manfaat besar bagi petani. Sistem ini mampu mengairi sekitar 424 hektare lahan pertanian yang sebelumnya hanya mengandalkan hujan musiman. Dengan adanya pasokan air yang stabil, petani kini berpotensi meningkatkan intensitas panen dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali per tahun.

“Proyek ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami juga telah berdiskusi dengan Gubernur Jabar dan pihak Bulog agar inisiatif ini menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia,” ungkap KSAD.

Ia juga menambahkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, TNI AD telah membangun lebih dari 300 titik akses air bersih di Jawa Barat, bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk melalui program CSR. Ke depan, kolaborasi tersebut akan diperluas, tidak hanya di bidang pengairan tetapi juga pendidikan dasar di pedesaan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut antusias proyek irigasi ini. Ia menyampaikan target besar bahwa seluruh sawah tadah hujan di Jawa Barat akan tertangani dalam dua tahun mendatang. Menurutnya, pertanian adalah fondasi ekonomi daerah yang harus diperkuat melalui infrastruktur air yang memadai.

“Saya sudah meminta kepada Pak KSAD agar proyek serupa digarap di seluruh wilayah Jabar. Selain irigasi pertanian, kami juga menargetkan pembangunan 1.000 titik air bersih untuk warga, terutama saat musim kemarau,” ujar Dedi.

Ia juga menyoroti ironi di Jawa Barat, di mana banyak nama wilayah mengandung kata “cai” (air), namun faktanya masih banyak desa yang kesulitan mengakses air bersih. “Ini ironi yang harus kita ubah,” tegasnya.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyatakan rasa syukur dan optimisme atas peresmian proyek tersebut. Ia meyakini sistem irigasi ini akan menjadi titik balik bagi kemajuan pertanian di Ciracap.

“Ini adalah awal dari perubahan besar bagi petani kami. Semoga masyarakat semakin sejahtera dan Sukabumi bisa terus maju,” ucap Bupati.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi yang turut mendampingi Bupati dan rombongan menyampaikan dukungannya atas kolaborasi lintas sektor ini. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah provinsi, dan daerah merupakan bentuk nyata kerja bersama demi kesejahteraan rakyat.

Usai peresmian, rombongan melanjutkan agenda dengan mengikuti Gerakan Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Jaya di Kampung Ciburial, Desa Pangumbahan.

Dengan kehadiran para pejabat tinggi negara dan semangat gotong royong, peresmian ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan produksi pertanian serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi dan wilayah sekitarnya.

Comment