Paoji anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Lahan Perhutani Dijadikan Relokasi Warga Kecamatan Pabuaran

Berita, Politik, Sukabumi4780 Views

tatarpasundanews.com – Sukabumi, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji, mengusulkan agar lahan milik Perhutani dapat dimanfaatkan sebagai lokasi relokasi bagi warga Kecamatan Pabuaran yang terdampak bencana pergerakan tanah. Hal ini disampaikan menyusul kondisi darurat yang dialami oleh masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Pabuaran.

Menurut Paoji, upaya relokasi ini menjadi solusi penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat bencana. “Kita butuh langkah konkret untuk menyelamatkan warga yang terdampak pergerakan tanah. Salah satu opsi terbaik adalah memanfaatkan lahan Perhutani untuk relokasi permanen,” ungkap Paoji.

Kecamatan Pabuaran menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Sukabumi yang paling terdampak bencana alam, khususnya pergerakan tanah. Desa Lembur Sawah menjadi titik terparah, sementara beberapa desa lain juga mengalami dampak signifikan. Situasi ini memaksa warga untuk mengungsi ke tempat sementara tanpa kepastian jangka panjang.

Dalam kunjungan bersama instansi terkait, termasuk Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Paoji menyoroti perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan ini. “Penanganan darurat memang harus diprioritaskan, tetapi kita juga harus memikirkan relokasi sebagai solusi permanen,” tambahnya.

Paoji meminta dukungan dari pemerintah pusat, termasuk Presiden, agar proses perizinan penggunaan lahan Perhutani dapat dipermudah. Menurutnya, lahan Perhutani yang tidak produktif atau memiliki potensi pemukiman bisa dialihkan untuk kebutuhan relokasi warga terdampak. Hal ini sekaligus menekan potensi bencana serupa di masa depan.

Meski pemanfaatan lahan hutan untuk relokasi warga terdampak bencana telah dipermudah oleh regulasi pemerintah pusat sejak beberapa tahun terakhir, proses perizinan di lapangan tetap menghadapi tantangan. Paoji menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD, Pemkab Sukabumi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pihak Perhutani untuk mempercepat proses ini.

“Kami akan terus mengawal dan memastikan proses relokasi ini berjalan sesuai rencana. Keselamatan dan kesejahteraan warga harus menjadi prioritas utama,” tegas Paoji.

Comment