tatarpasundanews.com – Sukabumi, Konservasi penyu di Pantai Ujung Genteng adalah salah satu destinasi yang populer untuk melihat upaya pelestarian penyu. Konservasi penyu berlokasi di Pantai Ujung Genteng Desa Gunung Batu Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi bagian selatan.

Konservasi penyu di Ujung Genteng biasanya dikelola oleh kelompok-kelompok lokal atau lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada perlindungan lingkungan. Kegiatan konservasi meliputi:
- Pengawasan Penyu Bertelur: Penyu biasanya bertelur di malam hari. Petugas konservasi mengawasi penyu untuk memastikan mereka bertelur dengan aman.
- Pemindahan Telur ke Penangkaran: Telur yang ditemukan dipindahkan ke tempat yang aman untuk melindunginya dari predator dan pencurian.
- Pelepasan Tukik: Setelah telur menetas (sekitar 50–60 hari), tukik dilepaskan ke laut dalam kegiatan pelepasan yang sering melibatkan wisatawan.
Para awak Media Tatar Pasundan News berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan salah satu petugas konservasi penyu di Pantai Ujung Genteng, Sukabumi. Dalam wawancara tersebut, petugas berbagi cerita tentang perjuangan melindungi penyu dari ancaman predator, perburuan, dan perubahan lingkungan.

Petugas konservasi menjelaskan proses pemindahan telur penyu ke tempat penangkaran agar aman hingga menetas, serta bagaimana pelepasan tukik dilakukan secara rutin dengan melibatkan masyarakat dan wisatawan.
“Saat melihat tukik penyu berenang ke laut, ada rasa bangga sekaligus harapan besar. Kami ingin generasi mendatang masih bisa melihat penyu di habitat aslinya,” ujar salah satu petugas.
Perjalanan menuju ke Pantai Ujung Genteng memakan waktu sekitar 4-5 jam menggunakan kendaraan pribadi dari kota Sukabumi dengan jarak sekitar 110km. Jalurnya cukup menantang karena melewati jalan yang berliku, tetapi pemandangan sepanjang perjalanan sangat indah.













Comment